SEGARA ANAKAN PULAU SEMPU

Pantai Segara Anakan, yang terletak di Pulau Sempu merupakan salah satu panorama nan indah di Kabupaten Malang. Pantai ini berbentuk seperti danau yang ada di sisi selatan Pulau Sempu, namun air danau tersebut adalah air laut yang masuk melalui lubang di salah satu tebing pembatas Pulau Sempu dengan Samudera Hindia. Walaupun berbentuk seperti danau, Pantai Segara Anakan memiliki pantai berpasir putih, tapi jangan dibanding dengan luasnya pantai Kuta di Bali. Bermain di pantai ini benar-benar aman, karena 'lautnya' (Segara Anakan) bukanlah laut lepas, tapi genangan air yang cukup luas yang dibatasi oleh tebing batu yang kokoh dengan Samudra Hindia.
Pantai-Segara-Anakan
Dipinggir pantai masih terdapat lahan yang cukup untuk membuat tenda. Wisatawan, khususnya mereka yang suka adventure, akan menginap di Pantai Segara Anakan dengan membuka tenda. Jangan tanya penginapan di sini, karena daerah ini merupakan cagar alam yang tidak boleh dibangun. Jika Anda ingin menginap, sebaiknya Anda pergi dalam kelompok besar, karena kalau hanya 2-3 orang mungkin akan garing dan sedikit horor :). Bermalam di Segara Anakan akan memberikan kenangan yang tak terlupakan. Anda seolah memiliki 'private beach' dimana Anda bisa bermain voli, berenang, snorkling. Anda juga bisa memanjat tebing pembatas Segara Anakan dengan Samudra Hindia untuk menyaksikan ganasnya ombak dilautan lepas.

Satu-satunya akses ke Pulau Sempu adalah Pantai Sendang Biru yang merupakan tempat pelelangan ikan di Malang selatan. Jarak Pantai Sendang Biru dengan kota Malang sekitar 70 km. Normalnya, jarak 70 km dapat Anda tempuh sekitar 1,5 jam namun perjalanan dari Kota Malang ke Pantai Sendang biru sekitar 2,5 jam. Hal ini karena sebagian besar jalan yang dilalui merupakan jalan sempit dan rusak sehingga Anda harus pelan-pelan.

Ada beberapa check point yang dapat Anda jadikan panduan dari Kota Malang ke Pantai Sendang Biru yaitu Gadang, Turen, Sumbermanjing dan kemudian Sendang Biru 
Dari Sendang biru, Anda harus naik perahu menuju titik awal trekking di Pulau Sempu. Sebelum Anda naik perahu, Anda akan diminta untuk mengurus perijinan ke pos jaga. Tips: jangan berlama-lama melayani petugas jaga, langsung bilang kalau Anda siap berangkat dan jangan lupa bayar administrasi (sekitar Rp 20 ribu). Biaya sewa perahu sekitar Rp 100 ribu - Rp 200 ribu bolak-balik, jangan lupa minta nomer telpon pemilik perahu sehingga pada saat Anda pulang dapat menghunginya untuk menjemput Anda. Waktu trekking di dalam hutan Pulau Sempu sekitar 30 menit (apabila semua anggota rombongan biasa jalan jauh). Jika Anda ingin ke Pulau Sempu, sangat direkomendasikan untuk memilih musim kemarau karena kalau musin hujan jalan untuk tracking sangat licin. Jika Anda ditawari guide, jika memang tidak perlu, tidak usah. Karena banyak dari guide-guide yang ada di sana akan menceritakan hal-hal yang mengerikan seperti kemungkinan tersesat, dll. Setelah melewati jalan penuh tantangan, Anda akan dapat tersenyum puas setelah melihat Pantai Segara Anakan disebelah kanan Anda