Tampilkan postingan dengan label Malang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Malang. Tampilkan semua postingan

Toko OEN

Malang, selain memiliki keindahan tata kotanya yang menawan, ternyata masih menyimpan sebuah toko dengan nuansa atmosfer kolonial Belanda yang kental. Memasuki toko ini serasa diajak menuju masa lalu mengenang Kota Malang tempo dulu.
"Welkom in Malang, Toko Oen Die Sinds 1930 Ann De Gasten Gezelligheid Geeft", begitulah isi dari spanduk yang tertera ketika kita memasuki sebuah bangunan tua di sudut Jalan Jend. Basuki Rakhmad, salah satu jalan protokol di Kota Malang. Spanduk dalam Bahasa Belanda ini memiliki arti "Selamat Datang di Malang, Toko Oen sejak tahun 1930 telah memberikan suasana nyaman". 
toko-oen-malang1

Salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi ketika bertandang di Kota Malang. Toko Oen, merupakan sebuah tempat makan yang menyajikan menu masakan Indo-Holand dengan nuansa tempo dulu yang hingga kini masih dipertahankan ornamen dan dekorasinya sejak berdiri sekitar tahun 1930. Memasuki toko ini, pikiran kita serasa diajak untuk menikmati suasana masa lampau, menikmati suasana tempat berkumpul ala tuan dan nyonya Belanda menghabiskan waktunya bersama.
Klasik, itulah kesan pertama yang anda dapatkan bila memasuki bangunan di Toko Oen ini. Sebuah ruangan dengan gaya arsitektur bangunan Belanda yang khas dengan langit-langit bangunan yang cukup tinggi, pilar-pilar bangunan cat berwarna putih yang mendominasi, pintu serta jendela kaca dengan bentuk yang lebar. Bangunan dengan konsep seperti ini memudahkan pergerakan surkulasi udara ke dalam ruangan serta masuknya cahaya dari luar sehingga menjadikan suasana di dalam ruangan cukup sejuk dan memiliki pencahayaan yang cukup.
toko-oen-malang2
Deretan kursi rotan dengan postur rendah ditata rapi mengelilingi meja bundar dengan dekorasi lukisan suasana Malang tempo dulu semakin menambah kesan klasik suasana bangunan ini. keberadaan kursi rotan dengan postur rendah yang sangat nyaman untuk diduduki. Dijamin, Anda akan betah untuk duduk berlama-lama menikmati suasana tempat ini, bercengkrama dengan teman atau keluarga sambil mencicipi menu-menu makanan yang disajikan

Sejarah Kota Malang

Tentang Kota MalangKota Malang adalah sebuah yang terletak di jawa timur . Kota ini terletak 90 km sebelah selatan dan merupakan kota terbesar di kedua di Jawa Timur setelah , serta merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia menurut jumlah penduduk. Selain itu, Malang juga merupakan kota terbesar kedua di wilayah Pulau Jawa bagian selatan setelah bandung. Kota Malang berada di dataran tinggi yang cukup sejuk, dan seluruh wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Malang. Luas wilayah kota Malang adalah 252,10 km2. Bersama dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang, Kota Malang merupakan bagian dari kesatuan wilayah yang dikenal dengan MALANG RAYA (Wilayah Metropolitan Malang). Wilayah Malang Raya yang berpenduduk sekitar 4 juta jiwa, adalah kawasan metropolitan terbesar kedua di Jawa Timur setelah Gerbang Kertosusila. Kawasan Malang Raya dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Indonesia.
Malang dikenal sebagai salah satu kota tujuan pendidikan terkemuka di Indonesia karena banyak universitas dan politeknik negeri maupun swasta yang terkenal hingga seluruh Indonesia dan menjadi salah satu tujuan pendidikan berada di kota ini, beberapa di antaranya yang paling terkenal adalah Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang , Universitas Muhammadiyah, dan Universitas Widyagama.
Sebutan lain kota ini adalah kota Bunga, dikarenakan pada zaman dahulu Malang dinilai sangat indah dan cantik dengan banyak pohon-pohon dan bunga yang berkembang dan tumbuh dengan indah dan asri. Malang juga dijuluki Parijs van Oost-Java, karena keindahan kotanya bagaikan kota "Paris" di timur Pulau Jawa. Selain itu, Malang juga mendapat julukan Zwitserland van Java karena keindahan kotanya yang dikelilingi pegunungan serta tata kotanya yang rapi, menyamai negara Swiss di Eropa. Malang juga berangsur-angsur dikenal sebagai kota belanja, karena banyaknya mall dan factory outlet yang bertebaran di kota ini. Hal inilah yang menjadikan kota Malang dikenal luas memiliki keunikan, yakni karena kemiripannya dengan Kota Bandung di Jawa Barat, di antaranya dari segi geografis, julukan, dan perkembangan kotanya

Sumber : wikipedia
 
Seperti kota-kota lain di Indonesia pada umumnya baru tumbuh dan berkembang setelah hadirnya pemerintah kolonial Belanda. Fasilitas umum di rencanakan sedemikian rupa agar memenuhi kebutuhan keluarga Belanda. Kesan diskriminatif itu masih berbekas hingga sekarang. Misalnya Ijen Boulevard kawasan sekitarnya. hanya dinikmati oleh keluarga- keluarga Belanda dan Bangsa Eropa lainnya, sementara penduduk pribumi harus puas bertempat tinggal di pinggiran kota dengan fasilitas yang kurang memadai. Kawasan perumahan itu sekarang bagai monumen yang menyimpan misteri dan seringkali mengundang keluarga-keluarga Belanda yang pernah bermukim disana untuk bernostalgia.

sejarah-malang
Sejarah  
Pada Tahun 1879, di mulai beroperasi kereta api dan sejak itu Kota Malang berkembang dengan pesatnya. Berbagai kebutuhan masyarakatpun semakin meningkat terutama akan ruang gerak melakukan berbagai kegiatan. Akibatnya terjadilah perubahan tata guna tanah, daerah yang terbangun bermunculan tanpa terkendali. Perubahan fungsi lahan mengalami perubahan sangat pesat, seperti dari fungsi pertanian menjadi perumahan dan industri.
Sejalan perkembangan tersebut di atas, urbanisasi terus berlangsung dan kebutuhan masyarakat akan perumahan meningkat di luar kemampuan pemerintah, sementara tingkat ekonomi urbanis sangat terbatas, yang selanjutnya akan berakibat timbulnya perumahan-perumahan liar yang pada umumnya berkembang di sekitar daerah perdagangan, di sepanjang jalur hijau, sekitar sungai, rel kereta api dan lahan-lahan yang dianggap tidak bertuan. Selang beberapa lama kemudian daerah itu menjadi perkampungan, dan degradasi kualitas lingkungan hidup mulai terjadi dengan segala dampak bawaannya. Gejala-gejala itu cenderung terus meningkat, dan sulit dibayangkan apa yang terjadi seandainya masalah itu diabaikan.
Sekilas Sejarah Pemerintahan
• Malang merupakan sebuah Kerajaan yang berpusat di wilayah Dinoyo, dengan rajanya Gajayana.
• Tahun 1767 Kompeni memasuki Kota
• Tahun 1821 kedudukan Pemerintah Belanda di pusatkan di sekitar kali Brantas
• Tahun 1824 Malang mempunyai Asisten Residen
• Tahun 1882 rumah-rumah di bagian barat Kota di dirikan dan Kota didirikan alun-alun di bangun.
• 1 April 1914 Malang di tetapkan sebagai Kotapraja
• 8 Maret 1942 Malang diduduki Jepang
• 21 September 1945 Malang masuk Wilayah Republik Indonesia
• 22 Juli 1947 Malang diduduki Belanda
• 2 Maret 1947 Pemerintah Republik Indonesia kembali memasuki Kota Malang.
• 1 Januari 2001, menjadi Pemerintah Kota Malang
Sumber : malangkota.go.id

Putu Lanang Celaket

Dulu, sang ibu (alm) Soepijah membuka warung Puthu Lanang pada tahun 1935 di pinggir jalan setapak. Yakni di Jl Jaksa Agung Suprapto Gang Buntu, Celaket, Kota Malang. Warung yang pernah jadi jujukan tentara Jepang ini dikelola penuh oleh anak keduanya, Siswojo, 49. Kini, seribu porsi puthu lanang ludes setiap hari.
Jajanan pasar ini, dulu disebut Puthu Celaket saja. Sebab, lokasinya ada di sekitar Jl Jaksa Agung Suprapto atau yang lebih dikenal dengan nama Celaket. Namun, karena ada beberapa orang yang ’nunut populer’ dengan menggunakan nama Puthu Celaket dan mengatasnamakan sebagai cabang.
Sejak awal berdiri, kuliner legendaris ini sudah mampu memikat lidah ribuan bahkan jutaan pelanggannya. Dalam sehari saja, sekitar 1.000 porsi puthu, lupis, kelepon, dan cenil mampu terjual. Jika dilihat dari jalan besar, lokasi kuliner legendaris ini tidak begitu kentara. Sebab, letaknya agak masuk ke dalam mulut gang.
Putu-lanang2

Kendati tidak begitu terlihat dari luar gang, tapi nama kuliner ini sangat terkenal. Bahkan, jika bertanya kepada para tukang becak saja, dengan mudah para abang becak yang ada di sekitar lokasi akan menunjukkan venue-nya.
Hampir setiap sore hingga malam hari, kuliner yang sudah ada sejak sebelum zaman kemerdekaan ini selalu dipadati pembeli. Bahkan tidak sedikit yang rela antre untuk mendapatkan seporsi cenil, lupis, kelepon,
dan tentu saja puthu ini. Harga untuk seporsi jajanan khas pasar ini cukup terjangkau, yakni Rp 10 ribu per 10 bijinya.
Akhirnya pada tahun 2000 lalu, Siswojo mengganti nama kuliner ini dengan Puthu Lanang. Alasannya cukup lucu. Sebab, ada jajan pasar dengan nama puthu ayu, sehingga Siswojo membuat ’tandingannya’ dengan memakai nama Puthu Lanang. Selain itu, pada saat nama itu dikukuhkan, seluruh cucu dari pendiri, (alm) Soepijah adalah laki-laki. Jadi, nama Puthu Lanang bisa diartikan sebagai putu lanang alias cucu lelaki.

Malang STRUNDEL

Kuliner atau oleh-oleh khas Malang yang sedang ngehits..! Dan pastinya kekinian banget. Strudel adalah kue berlapis yang terbuat dari pastry yang diisi dengan aneka buah.

malang-strundel
 
Dibuka pada 20 Desember 2014 lalu oleh salah satu artis ibukota yaitu Teuku Wisnu, dengan sekejap Malang Strudel ini langsung naik daun. Walaupun banjir pesanan dari luar kota, namun Malang Strudel hanya dijual di Malang, agar menjadi oleh-oleh khas Malang. Malang Strudel memiliki 8 varian rasa antara lain : pineapple strudel, orange strudel, mixfruti strudel, dates strudel, choco banana strudel, apple strudel, cheese strudel, dan strawberry strudel.

Bakso Bakar Pahlawan Trip

Kuliner yang satu ini pastinya sudah sangat akrab dengan lidah orang Indonesia. Ya, tak salah memang jika menyebut kota Malang sebagai “Kota Bakso” yang namanya sudah terkenal seantero negri. Namun tidak samua bakso memiliki rasa dan tekstur yang sama seperti bakso pada umumnya, banyak penjual bakso yang berebutan mencari perhatian pelanggan setia mereka dengan membuat inovasi terhadap si daging bundar ini. Ya, penerapan inovasi tersebut sepertinya sudah diterapkan oleh Bakso Bakar Pahlawan Trip yang dapat Anda temukan ketika berjalan-jalan di kawasan Ijen atau lebih tepatnya berada di Jalan Pahlawan Trip, Kota Malang. Yang menjadi ciri khas dari bakso bakar ini adalah kepedasan dari bakso bakarnya . Jangan sekali kali bilang pedas kalau anda belum pernah mencoba bakso bakar ini , karena pasti akan kaget dengan pedasnya. 
Bakso-Bakar-pahlawan-trip2
Tapi bagi Anda yang kurang suka dengan rasa pedas Anda tidak perlu khawatir karena Bakso Bakar Pahlawan Trip juga menyediakan menu bakso tidak pedas. Bukan hanya macam bakso saja, tapi juga siomay, aneka gorengan, tahu, pangsit mie dll. Untuk satu mangkok bakso bakar dibandrol dengan harga Rp. 10.000,- saja.
Karena lokasinya yang juga dekat dengan Rumah Sakit Bersalin Husada Bunda membuat para penikmatnya tidak kesulitan ketika mencari lokasi Bakso Bakar Pahlawan Trip ini. Selain menawarkan kelezatan bakso bakarnya, usaha kuliner rumahan ini juga menghadirkan hidangan bakso kuah yang juga pantang untuk dilewatkan. Sambil menikmati hidangan, lokasi yang dikelilingi pepohonan besar khas Jalan Ijen akan semakin membuat suasana makan Anda terasa nyaman dan menyenangkan. Warung Bakso Bakar ini juga menyediakan lahan parkir yang cukup memadai di pinggir jalan Pahlawan Trip yang memang tidak padat akan lalu lintasnya.

Bakso President

Kota Malang identik dengan kuliner bakso. Banyak pedagang menjajakan gerobak bakso Malang-nya di kota sejuk ini. Bakso President adalah salah satu legenda bakso di kota ini malang Bakso yang berlokasi di daerah sebelah utara stasiun kereta Malang ini mempunyai konsumen yang banyak, baik dari kota Malang sendiri ataupun luar kota Malang. Keunikan dari bakso president ini adalah lokasinya yang berada di pinggir rel kereta api, sehingga kita akan merasakan getaran saat kereta lewat di warung ini
Bakso-president
bakso President ini didirikan sejak tahun 1977 oleh Abah Sugito. Wah, sudah 36 tahun.

Awalnya Abah Sugito berdagang bakso pikul keliling selama kurang lebih lima tahun. Kemudian pada tahun 1982, dengan modal seadanya, Abah Sugito membangun warung bakso sederhana tepat dibelakang Bioskop President Malang. Walaupun pada tahun 1990 gedung bioskop sudah beralih fungsi menjadi pusat perbelanjaan, bakso Abah Sugito tetap dikenal sebagai Bakso President.

Bakso yang ditawarkan Bakso President cukup beragam mulai dari Bakso Biasa, Bakso Urat, Bakso Telor, Bakso Bakar, Bakso Goreng, Bakso Udang dan ditambah dengan pangsit kering/basah, siomay, ati ampela, tahu, lontong, mie. Wah, komplit lah pokoknya sampai Bakso President ini dijuluki "pelopor bakso Malang asli full variasi". Baksonya dijual per satuan

Kripik Tempe Lancar Jaya

Oleh-oleh khas Kota Malang memang terkenal dengan apel batunya atau aneka keripiknya, ada keripik kentang, keripik tempe maupun keripik buah yang cukup beraneka ragam. Sedangkan untuk kawasan Sanan, Malang, merupakan sentra industri tempe dan juga keripik tempe yang sudah cukup terkenal. Salah satu produsen tempe dan keripik tempe yang cukup dikenal yaitu Keripik Tempe Lancar Jaya.
Kripik-Tempe-Lancar-Jaya2
Untuk mendapatkan keripik tempenya, kita bisa datang ke rukonya yang ada di jalanTumenggung Suryo, Ruko Sanan 86, Malang. Ada berbagai macam rasa keripik tempe yang bisa kita peroleh di toko keripik ini, seperti rasa keju, ayam, pizza, spaghetti, barbeque, jeruk purut, rumput laut, jagung bakar, pedas manis dan juga rasa udang.
Selain keripik tempe dengan aneka rasa, di toko oleh-oleh Lancar Jaya ini juga menyediakan beberapa jenis keripik lainnya, ada keripik buah (keripik apel, nangka, mangga, salak, nanas, melon, dan beberapa jenis buah lainnya), keripik bakso, ketela ungu, ketela madu, amplang dan masih banyak lagi jenis yang lainnya. Sedangkan untuk pengemasan keripiknya masih menggunakan plastik transparan, dan harganya juga cukup terjangkau. Untuk keripik tempe original dibandrol dengan harga 5rb/bungkus, sedangkan untuk yang aneka rasa dibandrol dengan harga 6rb/bungkus.
Selain melayani para pembeli yang datang ke rukonya, toko Keripik Tempe Lancar Jaya juga melayani pemesanan paket, mulai dari dalam kota, luar kota hingga ke mancanegara. Sedangkan untuk keripik buahnya, menggunakan kemasan alumunium foil dengan harga mulai dari 8ribuan hingga 16ribu rupiah, tergantung jenis buahnya. Biasanya toko Keripik Tempe Lancar Jaya mulai melayani para pengunjungnya mulai jam 7 pagi sampai jam 10 malam setiap hari. Selain di Ruko Sanan, Jl. Tumenggung Suryo, kita juga bisa memperoleh keripik tempe Lancar Jaya di Jl. Sanan No. 30, Malang.

NDAYUNG RAFTING


Wisata arung jeram di malang. Sekarang ini, arung jeram bukan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh kelompok tertentu saja, tapi sudah dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Kegiatan yang memerlukan kemampuan fisik dan mental ini ternyata mampu menjadi wisata rekreasi serta olahraga yang menegangkan. Selain melatih keberanian, anda juga dapat menikmati pemandangan di sekitar lokasi berlangsungnya rafting. Ya, karena kegiatan wisata arung jeram di malang ini dilakukan di daerah yang masih asri dengan panorama indah yang menyejukkan.
Letak wisata Ndayung Rafting ada di aliran Sungai Amprong, yang merupakan kawasan wisata alam air terjun Coban Pelangi, ada di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Tepatnya berada di Desa Gubug Klakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Iklim di Ndayung Rafting lumayan cukup dingin karena berada di ketinggian 2.200 m DPL.
Rute Perjalanan Menuju Ndayung RaftingJika dari pusat kota Malang, Anda harus menuju ke Kecamatan Tumpang, setelah pasar Tumpang ada pertigaan, kemudian belok ke arah kiri, setelah itu ketemu dengan perempatan yang agak bengkok, silahkan ikuti jalur lurus terus. Perjalanan akan dipenuhi dengan tanjakan dan jika sudah sampai di Desa Gubug Klakah, itu pertanda sudah dekat dengan lokasi Ndayung Rafting, kira-kirang 3 km lagi.Untuk sampai kesana, tidak memerlukan waktu lama, karena hanya sekitar 45 menit saja dari Bandara Abdulrachman Saleh atau 90 menit dari Kota Malang dengan berkendara.Kondisi jalanan yang akan dilalui memang naik turun, meskipun begitu, jalanannya sudah halus dan beraspal. Dalam perjalanan, anda dapat memandangi suasana perbukitan yang ada disisi kanan dan kiri jalan. Udara dingin dan sejuk ini tentu saja berbeda sekali dengan kondisi di perkotaan. Di perbukitan itu, terdapat banyak ditanam tanaman hortikultura organik. Tak perlu khawatir akan nyasar, karena tersedia petunjuk jalan yang sangat membantu untuk sampai ke Ndayung Rafting.Ndayung Rafting Cocok Untuk Pemula Dan ProfessionalSekarang sudah banyak pihak pengelola yang menyediakan wisata arung jeram. Tapi, di Ndayung Rafting anda bisa memperoleh pengalaman dan sensasi yang berbeda bila dibandingkan dengan tempat lain. Ya, pasalnya sungai yang dipakai adalah Sungai Amprong dan jalur sungai yang digunakan jauhnya sampai 7 km, serta dapat ditempuh kurang lebih 3 jam. Sungai Amprong ini memiliki air yang bersih, air deras, sedikit dangkal dan banyak batu. Karakteristik itu tentu saja membuat wisata rafting anda semakin menegangkan dan sangat memacu adrenalin. Arus dari Sungai Amprong tersebut mempunyai 20 jeram serta 2 jeram yang menjadi andalan adalah Double Jeram Loading dan Jeram Welcome.Ketinggian dari jeram itu mencapai 4 sampai 5 meter. Bagi anda yang pemula, tak perlu takut untuk mencoba, karena tingkat kesulitan yang ditawarkan memiliki kisaran dari 3 hingga 3,5 dan hal itu membuat Ndayung Rafting ini cocok sekali untuk rafter pemula ataupun yang telah professional.Salah satu spot yang selalu ditunggu-tunggu oleh para pengarung adalah ketika melewati Jumping Point, yaitu melompat setinggi 3-4 meter menuju ke dalam sungai. Tentunya ini akan menguji keberanian dan meningkatkan adrenalin para wisatawan.Pilihan Paket Wisata Di Ndayung RaftingNdayung rafting. Sebenarnya di Ndayung Rafting tidak hanya menyediakan paket wisata arung jeram saja, disana juga tersedia camping ground, homestay, wisata petik apel dan outbound. Berikut beberapa pilihan paket wisata di Ndayung Rafting:
Loading Trip, wisata arung jeram dengan jarak 5 km dan ditempuh dalam waktu 2 jam. Untuk paket ini minimal peserta 4 orang. Fasilitas: Welcome Drink, Guide & Rescue Team, Local Transport, Snack, Makan, Asuransi.
Watu Pecah Trip, paket arung jeram dengan jarak 7 km dan ditempuh dalam waktu 3 jam. Peserta minimal 4 orang. Fasilitas: Welcome Drink, Guide & Rescue Team, Local Transport, Snack, Makan, Asuransi.
Rafting dan Bromo 2 Hari 1 Malam, wisata arung jeram dan fasilitas, sunrise penanjakan, kawah bromo, pasir berbisik, padang savana, transport, penginapan, tiket masuk, asuransi dan guide. Peserta minimal 5 orang.
Outbound, peserta minimal 20 orang. Fasilitas outbound: 3 fun game, 2 high rope, makan, air mineral dan snack, instruktur.
Camping Ground, peserta minimal 10 orang. Fasilitas: tenda, sleeping bag, snack & coffee, 2x makan. Jika butuh api unggun, silahkan request langsung ke pihak Ndayung Rafting.
Wisata Petik Apel, yaitu wisata memetik buah apel sendiri di kebun, peserta minimal 10 orang. Fasilitas: Agrowisata (petik apel), makan, tracking kebun, cafe break dan asuransi.
Paintball, outbound war atau permainan perang, minimal peserta 20 orang. Fasilitas: senjata semi otomatis, pakaian khusus, masker, BP 40, makan, snack, air mineral, durasi 3 jam.
Tubing, yaitu menjelajah sungai menggunakan ban pelampung. Minimal peserta 4 orang. Fasilitas: welcome drink,ban, pelampung, helm, guide, makan, air mineral, snack dan asuransi.
Customize Program, yaitu program paket Ndayung Rafting sesuai permintaan dari customer dan minimal peserta 20 orang.

PANTAI CLUNGUP


Pantai Clungup adalah sebuah pantai di pesisir selatan pulau jawa yang terletak di tepi samudera indonesia secara administratif berada di desa sitiarjo, wetan malang, kabupaten malang, jawa timur. Pantai ini jarang diketahui orang kebanyakan karena letaknya yang cukup terpencil dari pemukiman penduduk. Tetapi sebenarnya, jalan untuk menuju Pantai Clungup cukup mudah. Dari kota malang, anda bisa mengikuti penunjuk arah yang akan menuju pantai senandang biru. Setelah itu berbelok ke kanan menuju arah pantai goa cina. Setelah memasuki Goa China berjalan ke arah sebelah timur sejauh sekitar 500 meter. Jadi, sebaiknya kendaraan bermotor Anda diparkir dulu di Pantai Goa China. Dari Goa China harus ditempuh dulu dengan berjalan kaki di sebuah jalan setapak dengan melewati perkebunan penduduk dan lereng perbukitan. Setelah melewati bukit tersebut maka sampailah di Pantai Clungup.
Bisa juga ke Pantai Clungup tanpa harus memasuki Pantai Goa China, tetapi medannya cukup berat. Setelah melewati perempatan Jalan Lintas Selatan, berbelok ke kiri yang akan menuju ke Sendangbiru. Sekitar 200 meter kemudian berbelok kanan ke sebuah jalan agak lebar dan Anda bisa menitipkan kendaraan di rumah penduduk di sekitar sini. Dari sini pengunjung hanya dapat meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki karena harus melalui jalan setapak. Tidak seberapa jauh kemudian berbelok ke sebuah jalan setapak di sebelah kiri. Dari sini terus saja dan Anda akan melewati perkebunan penduduk sejauh sekitar satu kilometer. Tidak berapa lama terdapat sebuah sungai dan bukit, dan harus menyeberangi sebuah muara sungai Barulah setelah berjalan sekitar 20 menit akan sampai di Pantai Clungup.
Pantai ini sangat asri karena jarang dikunjungi wisatawan sehingga suasananya masih sangat bersih dan indah. Hamparan pasir putih yang sangat luas akan Anda temui di sini, apalagi jika air pantai dalam keadaan surut. Akan terlihat hamparan pasir putih tak kurang dari setengah kilometer. Pantai ini cukup terlindungi oleh perbukitan dan banyak kebun penduduk. Tidak ada sampah yang berserakan, hanya saja terdapat serpihan kayu-kayu yang terbawa ombak terdampar di beberapa bagian pantai. Tetapi hal itu tidak mengurangi keindahan Pantai Clungup. Sudah ada beberapa tempat sampah terbuat dari anyaman bambu berjejer di sepanjang pantai. Ombak di Pantai Clungup cukup tenang sampai jarak sekitar 500 m karena pantai dilindungi beberapa pulau kecil di lepas pantai. Terkadang ombak cukup deras menyapu tepian pantai. Kedalaman pantai cukup dangkal, sehingga bisa untuk berenang di sepanjang tepian pantai. Tetapi Anda harus tetap berhati-hati karena di dasar pantai banyak batu dan karang yang tentunya cukup tajam. Pada saat sore hari seringkali ditemui ubur-ubur kecil yang terdampar di tepi pantai.
Panorama di sini cukup indah, pemandangan berupa tiga buah pulau kecil dan karang-karang akan memanjakan mata Anda. Suasananya masih sangat alami. Anda bisa juga memanjat pulau karang tersebut tetapi perlu berhati-hati, karena karangnya sudah pasti cukup tajam. Sejauh mata memandang terlihat keasrian panorama Pantai Clungup yang sangat berbeda dari pantai-pantai lain. Di sekitar pantai masih banyak terdapat hutan bakau yang masih lebat. Bila ingin ke Pantai Goa China bisa berjalan ke sisi kanan dari Pantai Clungup.
Lokasinya masih asri dan lengang yang sangat cocok bagi Anda yang menyukai camping. Selain keindahan pantainya, suasananya yang sepi membuat hati anda tenang. Sayangnya di pantai ini sulit menemukan air bersih sehingga sebaiknya Anda membawa bekal air yang cukup banyak dari rumah. Biasanya hanya ada petani warga sekitar yang sedang memancing atau bekerja di kebun mereka. Selebihnya hanya ada alam yang asri dan Anda. Sebenarnya banyak tempat yang tak kalah bagus yang bisa dapat dijelajahi bila Anda mendatangi Pantai Clungup ini. Pengunjung tidak akan menyesal setelah mendatangi dan menikmati keindahan Pantai Clungup ini.

PANTAI 3 WARNA


Pantai Tiga Warna adalah sebuah pantai yang memiliki tiga warna, warna yang ini disebabkan karena kedalaman sehingga menyebabkan air laut memiliki warna yang berbeda. Pantai Tiga Warna berada di Wilayah Rehabilitasi Dan Konservasi Mangrove, Terumbu Karang Serta Hutan Lindung Desa Tambakrejo, atau di Daerah Konservasi Sendangbiru Kabupaten Malang,Jawa Timur. Pantai ini di kelola oleh Bhakti Alam yang anggotanya berasal dari warga desa sekitar pantai.
Pantai Tiga Warna merupakan tempat wisata baru bila di bandingkan dengan pantai-pantai di sekitarna seperti, Pantai Sendangbiru, Pantai Goa Cina, Pantai Bajul Mati. Pantai ini baru di buka menjadi tempat wisata mulai dari pertengahan tahun 2014, meski baru dibuka pantai ini langsung ramai di datangi oleh para wisatawan yang penasaran akan keindahannya.

Pantai Tiga Warna bersebelahan dengan Pantai Sendangbiru, namun untuk keindahan yang di suguhkan sangatlah indah. Pantai Tiga Warna dapat diakses dengan kendaraan pribadi misal mobil dan motor. Jika anda memakai mobil sebagai transportasi, anda harus memarkirkan mobil anda di bawah sebelum masuk ke area Pantai Clungup.
Akses jalan menuju Pantai Tiga Warna belum cukup memadai pasalnya jalan masih berupa makadaman jika hujan turun jalanan akan menjadi licin dan beresiko tergelincir. Dari Kota Malang akses menuju pantai, anda bisa mengambil jalur menuju Pantai Sendangbiru, setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam nanti ada petunjuk arah dan anda harus mengambil jalur ke arah Pantai Clungup atau Pantai Goa Cina sekitar 2 km dari pertigaan ada petunjuk arah yang menuju ke Pantai Clungup. Setelah masuk ke arah Pantai Clungup anda harus ke pos informasi untuk membayar dan mengisi data-data untuk persyaratan masuk ke Pantai Tiga Warna. Di situ anda harus membayar sebesar Rp. 6000, dan menyewa Tour Guide untuk memandu jalan menuju ke Pantai Tiga Warna. Pantai Tiga Warna memiliki kuota wisatawan dan jika kuotanya penuh anda harus menunggu, dan bisa juga anda juga bisa memesan terlebih dahulu ke pusat informasi.
Pantai Tiga Warna memiliki Spot Snorkeling yang patut anda coba, meski tak seindah yang ada di Pulau Bunaken tapi apa salahnya jika anda mencoba. Untuk peralatan Snorkeling anda bisa menyewa, untuk ongkos sewanya di kenakan Rp. 15.000 untuk satu paket peralatan Snorkeling sudah termasuk kaca mata renang, pelampung, dan selang untuk ber nafas. Yang bisa di tempuh dengan berjalan kaki, menuju perjalanan pulang. Anda akan di tawarkan oleh Tour Guide untuk menentukan jalan.
Mungkin Pantai Tiga Warna bisa menjadi pilihan tujuan wisata anda jika berkunjung ke Kab. Malang atau hanya menghabiskan waktu luang anda. Perlu diketahui untuk sampah anda harus membawa kembali ke posko informasi, demi terjaganya ekosistem terumbu karang dan kelestarian alam sekitar pantai agar bisa tetap di nikmati anak cucu kita nantinya. Indonesia Masih Indah Untuk Di Jelajah, Jangan Hanya Diam Di Rumah.

PANTAI SPILOT


Pantai Sipelot merupakan salah satu pantai di pesisir selatan pulau Jawa yang terletak di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bagi Anda yang menyukai petualangan dan selalu ingin menemukan sesuatu yang baru, maka Anda harus memasukkan pantai Sipelot ke dalam rencana perjalanan wisata Anda karena kondisi pantai Sipelot ini masih sangat natural dan belum banyak yang tahu keberadaan pantai ini sehingga masih jarang wisatawan yang datang berkunjung ke pantai ini. Banyak para pengunjung yang memilih untuk bermalam dengan mendirikan tenda di tepi pantai agar bisa menikmati api unggun di tengah indahnya suasana malam pantai Sipelot.
PANTAI SPILOT
Panorama pantai Sipelot pun tidak kalah indahnya dengan pantai lain di Malang. Hamparan pasir putihnya yang luas, deburan ombak yang cukup deras, dikelilingi barisan perbukitan di sisi barat dan timur, ditambah dengan bebatuan dan karang yang terhampar di sepanjang garis pantai Sipelot tentu akan membuat perjalanan wisata Anda ke pantai Sipelot ini semakin berkesan. Selain itu, Anda juga dapat menikmati indahnya air terjun atau Coban Sipelot yang turun dari bukit di sebelah barat pantai.
Objek wisata pantai Sipelot terletak di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Karena letaknya di daerah Pujiharjo, maka banyak masyarakat Malang yang menyebut Pantai Sipelot ini dengan sebutan Pantai Pujiharjo.
Jalan menuju pantai Sipelot pun mudah diakses dengan kendaraan bermotor karena medannya cukup bagus dan sudah beraspal serta terdapat papan petunjuk walaupun di beberapa titik terdapat aspal yang sudah rusak. Namun, Anda juga harus hati-hati karena jalanan menuju lokasi pantai sipelot ini naik turun dan berkelok-kelok.
Rute menuju objek wisata pantai Sipelot
- Kendaraan Umum :
belum ada kendaraan umum menuju lokasi obyek wisata pantai Sipelot.
- Kendaraan Pribadi :
Malang – Gadang – Turen – Kecamatan Dampit – Kecamatan Tirtoyudo – perhatikan papan penunjuk jalan pada sisi sebelah kanan ke arah Pantai Sipelot – belok kanan – ikuti penunjuk jalan – Desa Pujiharjo.
Untuk mencapai pantai Sipelot dari desa Pujiharjo kita bisa melalui dua cara, yaitu dengan menyewa perahu nelayan dengan tarif Rp. 25.000 per orang atau dapat juga berjalan kaki menyusuri bukit ke arah barat.
Tiket Masuk Pantai Sipelot.
Untuk masuk ke area wisata pantai Sipelot atau Pujiharjo ini, kita tidak dikenai tiket masuk karena belum dikelola dan dikomersilkan oleh dinas pariwisata setempat.
Aktivitas Wisata yang Bisa dinikmati.
- Melihat indahnya pasir putih yang terhempas oleh deburan ombak laut yang tiada hentinya.
- Di sepanjang tepi pantai banyak pepohonan yang bisa digunakan berteduh para pengunjung.
- Menikmati keindahan perbukitan tinggi yang hijau.
- Menikmati keindahan air terjun Coban Sipelot. Air terjun yang tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 10 m. Untuk mencapainya Anda harus menyeberangi teluk terlebih dahulu. Di sini banyak perahu nelayan yang bisa mengantarkan menuju Coban Sipelot dengan biaya sekitar Rp 50 ribu.
- Warna laut kebiru-biruan menimbulkan rasa nyaman untuk lebih lama memandangi jauhnya buih.
- Dengan memakai perahu Anda juga bisa menikmati indahnya laut sambil menggunakan sampan.
- Pengunjung bisa melihat lebih dekat Watu Gedeg atau sebutan sebuah karang yang mirip dinding dari bambu.
- Jika tidak puas dengan Sipelot-Pantai Pasir Putih, bisa meneruskan ke Pantai Tenger.
Lokasinya di teluk, mirip-mirip Pantai Pasir Putih. Tapi perjalanan kesana, memacu adrenalin. Ombaknya cukup besar saat Minggu. Melintasi laut biru tua membuat jantung berdebar. Jika satu paket naik perahu ke lokasi-lokasi itu, harga sewa perahunya Rp 300.000 PP.
- Berkemah sepertinya sesuatu yang menyenangkan juga, langit malam di pantai ini pasti sayang untuk dilewatkan. Waktu pagi hari kita bisa menyaksikan indahnya sunrise.
Fasilitas di Sekitar Pantai Sipelot
1.Hotel dan Penginapan.
Jika Anda datang dari luar kota, sebaiknya menginaplah di kota Malang agar mudah mencari makan dan keperluan lainnya. Karena di pantai ini, kita tidak bisa mendapatkan hotel yang bagus.
2.Rumah Makan
Di Pantai Sipelot juga bisa kita jumpai warung – warung (walau jumlahnya belum terlalu banyak) yang menyediakan makanan dan minuman dengan harga standar.
3.Toilet Umum
Di dalam kawasan objek wisata pantai Sipelot terdapat toilet umum.
4.Tempat Parkir
Di lokasi wisata Pantai Sipelot ini belum terdapat parkiran khusus, namun jika Anda berencana bermalam di pantai Sipelot dengan berkemah, Anda bisa menitipkan ke rumah warga.
5.Mushola
Di pinggir pantai terdapat mushola yang bisa digunakan oleh pengunjung yang ingin menunaikan ibadahnya.
Tips Berwisata di Pantai Sipelot Tumpel Gading
- Pantai Sipelot terdiri dari tiga area, di area tengah biasanya digunakan para nelayan untuk menyandarkan perahunya. Sebaiknya Anda memilih pantai yang sebelah kiri atau kanan karena lebih sepi dan terdapat air payau.
- Jika ke Coban Sipelot, sebaiknya kembali ke tempat penjemputan (perahu pengantar) sebelum laut surut. Sebab di pesisir pantai banyak batu-batu. Jika tidak segera pergi, maka perahu nelayan sulit keluar.
- Kalau merencanakan pergi ke Pantai Sipelot mending sekalian menginap (berkemah), mengingat perjalanannya yang melelahkan.
- Tidak diperkenankan berenang dikarenakan Pantai Sipelot memiliki ombak yang cukup besar, ciri khas pantai selatan.
- Membawa bekal makanan dan minuman sendiri, karena warung di Pantai Sipelot masih jarang. Terutama bagi Anda yang berencana untuk berkemah.

SEGARA ANAKAN PULAU SEMPU

Pantai Segara Anakan, yang terletak di Pulau Sempu merupakan salah satu panorama nan indah di Kabupaten Malang. Pantai ini berbentuk seperti danau yang ada di sisi selatan Pulau Sempu, namun air danau tersebut adalah air laut yang masuk melalui lubang di salah satu tebing pembatas Pulau Sempu dengan Samudera Hindia. Walaupun berbentuk seperti danau, Pantai Segara Anakan memiliki pantai berpasir putih, tapi jangan dibanding dengan luasnya pantai Kuta di Bali. Bermain di pantai ini benar-benar aman, karena 'lautnya' (Segara Anakan) bukanlah laut lepas, tapi genangan air yang cukup luas yang dibatasi oleh tebing batu yang kokoh dengan Samudra Hindia.
Pantai-Segara-Anakan
Dipinggir pantai masih terdapat lahan yang cukup untuk membuat tenda. Wisatawan, khususnya mereka yang suka adventure, akan menginap di Pantai Segara Anakan dengan membuka tenda. Jangan tanya penginapan di sini, karena daerah ini merupakan cagar alam yang tidak boleh dibangun. Jika Anda ingin menginap, sebaiknya Anda pergi dalam kelompok besar, karena kalau hanya 2-3 orang mungkin akan garing dan sedikit horor :). Bermalam di Segara Anakan akan memberikan kenangan yang tak terlupakan. Anda seolah memiliki 'private beach' dimana Anda bisa bermain voli, berenang, snorkling. Anda juga bisa memanjat tebing pembatas Segara Anakan dengan Samudra Hindia untuk menyaksikan ganasnya ombak dilautan lepas.

Satu-satunya akses ke Pulau Sempu adalah Pantai Sendang Biru yang merupakan tempat pelelangan ikan di Malang selatan. Jarak Pantai Sendang Biru dengan kota Malang sekitar 70 km. Normalnya, jarak 70 km dapat Anda tempuh sekitar 1,5 jam namun perjalanan dari Kota Malang ke Pantai Sendang biru sekitar 2,5 jam. Hal ini karena sebagian besar jalan yang dilalui merupakan jalan sempit dan rusak sehingga Anda harus pelan-pelan.

Ada beberapa check point yang dapat Anda jadikan panduan dari Kota Malang ke Pantai Sendang Biru yaitu Gadang, Turen, Sumbermanjing dan kemudian Sendang Biru 
Dari Sendang biru, Anda harus naik perahu menuju titik awal trekking di Pulau Sempu. Sebelum Anda naik perahu, Anda akan diminta untuk mengurus perijinan ke pos jaga. Tips: jangan berlama-lama melayani petugas jaga, langsung bilang kalau Anda siap berangkat dan jangan lupa bayar administrasi (sekitar Rp 20 ribu). Biaya sewa perahu sekitar Rp 100 ribu - Rp 200 ribu bolak-balik, jangan lupa minta nomer telpon pemilik perahu sehingga pada saat Anda pulang dapat menghunginya untuk menjemput Anda. Waktu trekking di dalam hutan Pulau Sempu sekitar 30 menit (apabila semua anggota rombongan biasa jalan jauh). Jika Anda ingin ke Pulau Sempu, sangat direkomendasikan untuk memilih musim kemarau karena kalau musin hujan jalan untuk tracking sangat licin. Jika Anda ditawari guide, jika memang tidak perlu, tidak usah. Karena banyak dari guide-guide yang ada di sana akan menceritakan hal-hal yang mengerikan seperti kemungkinan tersesat, dll. Setelah melewati jalan penuh tantangan, Anda akan dapat tersenyum puas setelah melihat Pantai Segara Anakan disebelah kanan Anda

PANTAI KONDANG IWAK

Pantai Kondang Iwak adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang berada di Dusun Sumber Pucung, Kecamatan Dono Mulyo, , Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dari Kota Malang berjarak sekitar 70 kilometer ke arah Selatan. Untuk mencapainya dari Kepanjem Malang lurus saja ke arah selatan sampai di Pagak Malang. Setelah Pasar Pagak kondisi jalan masih beraspal tetapi rusak dan setelah beberapa kilometer jalan berupa makadam hingga pantai. Akses jalan untuk memasuki Pantai Kondang Iwak sepanjang 3 kilometer dari perkampungan masih sulit dilalui. Jalan berupa bebatuan terjal dan sempit sehingga cukup menyulitkan perjalanan jika membawa kendaraan. Tetapi sekarang sudah lebih baik dibanding dengan dahulu. Dulu mobil sama sekali tidak dapat menjangkau Pantai Kondang Iwak. Sekarang sudah dapat dilalui kendaraan roda empat meskipun harus dengan hati-hati. Tetapi jalan yang rusak ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para Offroader dan komunitas Trail. Ada juga jasa persewaan mobil oleh penduduk setempat dengan tarif Rp 150 ribu pulang pergi, sedangkan ojek Rp 30 ribu sekali antar.
Pantai-Kondang-Iwak
Suatu pantai di Malang Selatan yang keindahannya tidak kalah dengan Pantai Kuta di Bali. Meski indah, namun tak banyak orang yang mengetahui keberadaan pantai ini. Hal itu dikarenakan selain minimnya promosi, belum banyak orang yang datang ke pantai ini. Keindahan Pantai Kondang Iwak akan membuat takjub pengunjung yang datang. Begitu menginjakkan kaki di bibir Pantai Kondang Iwak akan merasakan Panorama yang mirip sekali dengan di Pantai Kuta. Hamparan pasir putih demikian bersih sepanjang lebih dari satu kilometer. Sebagian pasir putih ini bercampur dengan Pasir Besi hitam. Pemandangannya sangat indah karena di antara hamparan pantai itu menjulang batu Karang seukuran rumah besar. Batu karang ini berada sedikit menjorok ke laut sekitar 50 meter dari bibir pantai. Oleh masyarakat setempat pulau karang ini dinamakan Pulau Lawang.
Seperti umumnya pantai di laut selatan, ombak di pantai ini cukup besar. Anda harus tetap berhati-hati, jangan sampai terbawa arus yang cukup kuat. Pantai Kondang Iwak biasanya dijadikan jalur para nelayan mencari ikan. Perahu-perahu nelayan tanpa mesin tampak berlalu-lalang di lepas pantai. Hal itu menandakan bahwa pantai ini memang tidak begitu ganas. Bahkan, di pantai ini menjadi jujugan para pemancing dari berbagai daerah di Malang Raya.
Menurut juru kunci Pantai Kondang Iwak, yaitu Bapak Jemakir, konon pantai ini ditemukan pertama kali oleh Mbah Iman Suwodo sekitar tahun 1920. Nama Kondang Iwak diberikan oleh Mbah Iman Suwodo karena di tepi pantai terdapat kondang (muara air tawar) yang kala itu dipenuhi beragam jenis ikan tawar. Untuk mencapai kondang tersebut pengunjung bisa berjalan menyusuri pantai ke arah barat. Kondang itu sampai sekarang pun menjadi daya tarik masyarakat karena bisa menjadi tempat berenang. Hamparan kolam di kondang ini cukup luas sepanjang 800 meter dan lebar 40 meter. Biasanya pada akhir pekan banyak pengunjung memancing ikan hingga bermalam dengan mendirikan tenda. Sayangnya ikannya tidak sebanyak dahulu, karena seringkali diambil masyarakat yang tidak bertanggung jawab dengan cara diracun.
Warga sekitar pantai saat ini sudah mulai memperkenalkan pantai ini dengan beragam program. Salah satunya yang menjadi andalan adalah labuhan yang dikemas dengan beragam festival, mulai dari acara Offroader, Touring, maupun even tradisional wayangan. Hanya saja promosinya masih sebatas di wilayah sekitar Donomulyo. Beberapa tahun sebelumnya acara labuhan dilakukan setiap tanggal 15 Suro. Namun pada tiga tahun terakhir digeser setiap bulan juli bersamaan dengan hari libur sekolah.

PANTAI GOA CHINA

Pantai Goa China adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang terletak di dusun tumpak awu, desa sitiarjp, sumber manjing wetan malang, kabupaten malang, jawa timur. Nama asli pantai ini adalah Pantai Rowo Indah, namun karena pernah terjadi peristiwa kematian seorang China yang sedang bertapa di dalam Goa yang ada di kawasan pantai ini, nama Rowo Indah kalah popular daripada Goa China sampai sekarang. Tidak ada catatan resmi tahun berapa tragedi itu terjadi, namun warga sekitar pantai meyakini sekitar 20 tahunan silam. Dari Bajul mati, desa gajah rejo, gedangan malang menuju Pantai Goa China ini hanya perlu waktu 15 menit saja karena kedua pantai ini hanya berjarak tak lebih dari 7 km.
Pantai-Goa-Cina
Aksesnya pun sangat mudah karena melewati jalur lingkar selatan (JLS) dengan aspal yang mulus. Terdapat petunjuk arah dan rambu yang akan memandu pengunjung untuk menuju lokasi. Tetapi Anda harus tetap berhati-hati karena jalannya berkelok-kelok dan berada di sisi jurang.

Sebelum memasuki Pantai Goa China kita akan melewati Jembatan Bajulmati yang berada di atas muara laut tersebut. Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 80 meter dengan lebar sekitar 20 meter untuk dua jalur. Arsitekturnya cukup bagus dengan tiang melengkung di tengah jembatan dengan posisi membujur. Ketinggian tiang mencapai 20 meter. Model jembatan ini khas sekali sehingga cukup artistik. Jarak sekitar satu kilometer ke arah timur dari jembatan itu, ada pintu masuk menuju Pantai Goa China. Sayang, akses dari JLS menuju Pantai Goa China agak susah, sekitar 500 meter jalan rusak parah. Jalannya sebenarnya cukup lebar, namun karena jalan dari tanah tidak rata dan banyaknya bebatuan kapur. Apalagi ketika tergenang hujan, jalan cukup lembek dan licin.
Namun sulitnya medan itu sebanding dengan panorama alam yang disajikan Pantai Goa China. Tiket masuk Pantai Goa China sebesar Rp 4.000 dan parkir kendaraan sebesar Rp 5.000. Luas area Pantai Goa China tidak begitu luas, namun keberadaan tiga pulau yang berada di tengah-tengah pantai membuat pandangan lebih indah. Tiga pulau itu adalah Pulau Bantengan, Pulau Goa Cina dan pulau nyonya. Di pinggir pantai ini cukup asri, pohon-pohon berbagai jenis seperti pohon cembirit, ketapang, dan pohon jenis tutup berjajar rapi di area pinggir pantai. Pohon-pohon ini cukup meneduhkan pengunjung, apalagi di bibir pantai yang cukup jernih hingga kelihatan batu karangnya.
Keberadaan goa di pantai ini terletak di sisi kanan pantai sekitar 50 meter dan berada di bukit karang. Goa tersebut sebenarnya tidak begitu bagus, hanya rongga biasa yang menjorok sekitar delapan meter dengan ketinggian sekitar dua meter. Siapa pun bisa dengan mudah masuk. Ruangan di dalamnya juga cukup lebar, bisa untuk dua orang berjalan beriringan. Lebarnya kira-kira dua meteran. Meski namanya goa, tapi tidak terlihat batu-batu stalaktit maupun Stalakmit yakni batu-batu yang menjorok tajam dari atas goa maupun dari sisi tebing maupun dasr goa. Jadi, goa ini lebih tepat disebut sebagai rongga yang ada di dalam karang. Meski begitu, goa terlihat memiliki nilai magis yang kuat.
Selain popular dengan keberadaan goanya, pantai ini juga menyajikan fenomena alam yang langka, yakni terjadinya gelombang bersimpangan tidak keruan dari tiga arah selatan , timur dan barat. Arus gelombang itu selalu bertabrakan di antara Pulau Bantengan dan Pulau Nyonya. Karena arus gelombang yang bertabrakan demikian kuat, sehingga memunculkan suara bergemuruh. Inilah salah satu fenomena alam yang cukup langka di pantai malang selatan. Karena besarnya ombak, tidak ada perahu nelayan yang berani bersandar di pantai ini. Kawasan Pantai Goa China ini hanya menjadi jalur lalu lintas para nelayan dari segala penjuru menuju pantai sendang biru. Berbagai fasilitas terdapat di pantai ini misalnya warung makan, musholla, masjid, kamar mandi, dan tempat parkir akan membuat liburan Anda terasa menyenangkan.

PANTAI BANYU ANJLOK

Banyu Anjlok adalah sebuah nama yang diambil dari bahasa Jawa, jika diartikan menjadi bahasa Indonesia ialah Air yang Jatuh. Pantai Banyu Anjlok Malang ini merupakan salah satu dari sekian banyak pantai indah nan mempesona yang berada di Kabupaten Malang, Jawa Timur,salah satu yang membuat Banyu Anjlok istimewa ialah terdapat air terjun yang menghadap ke lautan.
banyu-anjlok
anda bisa menikmati dua wisata sekaligus saat berkunjung ke Pantai Banyu Anjlok Malang, yaitu Wisata Air Terjun dan Wisata Pantai. Terlepas dari itu, Pantai Banyu Anjlok Malang ini juga mempunyai air yang sangat jernih serta pasir putih yang mana bisa membuat anda makin betah.
Secara administratif, Pantai Banyu Anjlok Malang ini terletak di Desa Purwodadi, Kec. Tirtoyudo, Kab. Malang. Untuk bisa sampai ke Pantai Banyu Anjlok Malang, anda harus pergi kearah selatan dari Malang menuju kota Dampit. Setelah itu anda ambil arah ke Lumajang, setelah itu anda akan bertemu dengan Pertigaan Tirtoyudo. Nah, dipertigaan tersebut anda ambil arah kanan yang mana menuju Pantai SiPelot dan Pujiharjo.
Ikuti terus jalan utama tersebut sampai bertemu dengan pertigaan lagi yang memiliki papan petunjuk Pantai Lenggoksono dan Pantai Wediawu. Ambil arah yang menuju Pantai Lenggoksono dan berjalan terus hingga sampai loket wisata. Disini anda bisa bertanya akses darat yang menuju Pantai Banyu Anjlok Malang

SUMBER MARON

Sumber Maron kini menjadi salah satu destinasi pilihan wisata favorit warga Malang maupun luar Kota Malang untuk mengisi akhir pekan dan hari libur. Sumber Maron merupakan tempat wisata alam sumber mata air jernih dengan pemandangan pedesaan yang begitu indah dan masih terkesan alami.
Sumber-Maron
Untuk menuju ke tempat wisata air Sumber Maron Malang ini tidak begitu sulit dan memang akses jalan menuju lokasi sudah layak bahkan dapat diakses kendaraan bermotor maupun mobil. Jika berangkat dari Stadion Kanjuruhan Kepanjen, waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 15 menit dengan estimasi jarak sekitar 3 km. Lokasi parkiran dan Sumber Maron sendiri tidak berada dalam satu kawasan atau berjarak sekitar 500 meter, jadi bagi para pengunjung diharuskan berjalan kaki untuk menuju ke lokasi utama Sumber Maron. Namun tidak perlu khawatir, selama perjalanan menuju Sumber Maron Gondanglegi para wisatawan akan disuguhkan pemandangan sungai dengan alunan suara angin yang menghembuskan tanaman padi di persawahan milik warga sekitar, dan jangan heran jika mood Anda tiba-tiba akan terasa nyaman dan gembira. Sampai di lokasi utama, terdapat air terjun yang biasa disebut ‘Grojogan Sewu’ oleh masyarakat sekitar. Dengan ketinggian hanya sekitar 5-6 meter dan kemiringan sekitar 60 derajat memberikan akses para pengunjung untuk mengabadikan momen dengan berfoto di tebing-tebing air terjun Sumber Maron. Namun ketika ingin berfoto disarankan untuk tetap berhati-hati dikarenakan bebatuan di area air terjun juga sedikit licin dan berlumut. Pengunjung juga dapat menikmati sekaligus menelusuri area sungai Sumber Maron dengan melakukan river tubing dengan hanya menyewa sebuah ban sebagai medianya.
Menikmati sesuatu yang menarik dan indah tidak harus mengeluarkan dana yang banyak, hal tersebut yang dirasakan ketika berkunjung ke Sumber Maron Malang ini yang hanya membayar tiket masuk seharga Rp.1000/orangnya. Selain menjadi tempat wisata alternatif, di Sumber Maron terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) yang juga dapat dijadikan tempat wisata edukasi untuk instansi pendidikan yang ingin study tour di kawasan Malang Raya.

WISATA PARALAYANG BATU

Gunung Banyak atau yang lebih dikenal banyak orang sebagi wisata paralayang atau paragliding yang terletak di kota Batu Malang merupakan tempat tujuan wisata yang sangat menakjubkan, perpaduan antara keindahan alam pegunungan, hutan di samping kanan dan kiri dari gunung banyak di tambah tatanan kota dan perkampungan dari kota batu yang terlihat dibawahnya. Gunung banyak ini sendiri memiliki ketinggian kurang lebih 1315 mdpl dan merupakan tempat dimana olahraga yang dalam bahasa inggrisnya paragliding ini di adakan yaitu pada saat PON. Ketika menyebut nama gunungnya mungkin tidak akan banyak orang yang tahu akan keindahannya, namun kalau dengan menyebut paralayang pasti semua orang langsung tahu, paralayang sendiri merupakan olahraga dirgantara dimana kebanyakan dari kita tidak bisa melihat apalagi merasakannya secara langsung, selain harganya mahal juga tidak sembarang tempat ada. Disinilah kita akan bisa melihatnya secara langsung dari dekat jika beruntung.
Paralayang-batu1

Wisata paralayang ini sendiri berbatasan langsung dengan Kecamatan Pujon, dan pastinya dekat dengan air terjun coban rondo yang sangat indah itu. Dalam setiap harinya banyak sekali pengunjung yang datang kesini baik dari dalam negeri maupun luar negeri, kebanyakan dari mereka semua kesini hanya untuk berfoto ria alias foto selfie karena pemandangan yang sangat benar-benar bagus.
Dan tak kalah jumlahnya pengunjung yang mencoba menikmati indahnya Kota Batu dengan terbang diatasnya yaitu dengan paralayang ini, untuk mencoba terbang anda akan dikenakan tarif bervariasi, mulai dari yang paling murah sekitar Rp.350.000 sudah termasuk instruktur berlisensi, uang ojek untuk kembali keatas serta termasuk juga biaya untuk asuransi, namun itu semua tergantung dari kemampuan kalian menawarnya.
Jika tujuan anda berkunjung ke gunung banyak ini hanya sekedar menikmati pemandangan yang sangat disana, pastikan anda memilih waktu yang tepat terutama soal cuaca, akan sangat disayangkan jika kesana anda tidak mencoba terbang, dan juga tidak melihat bagaimana paralayang mulai mengudara. Pilihlah hari sabtu atau minggu karena saat itulah sedang ramai-ramainya pengunjung dan kebanyakan komunitas paralayang yang ada berlatih dan menerima job untuk jadi instruktur, bisa juga hari lainnya asal cerah. Untuk mencapai wisata ini sendiri ada banyak alternatif namun kesemuanya bermuara pada 2 arah yaitu dari Batu untuk yang berasal dari wilayah Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo dan sekitarnya atau dari Pujon dan Ngantang untuk yang berasal dari wilayah Kediri, Jombang, dan sekitarnya.
Jika dari Pujon dan Ngantang.
Ambil arah ke Batu sampai Pujon hendak arah ke Coban rondo, akan ada pertigaan atau jalan bercabang dimana semuanya menuju ke Kota Batu, ambil yang lurus yang arah ke Songgoriti (Batu) dan pelankan sekitar 100 m ada pertigaan belok kiri, dan ikuti jalan dan papan penujuk jalan yang ada, karena sudah banyak penunjuk jalan yang ke arah paralayang, ketika sampai di kaki bukit akan ada 2 jalan satu ke bawah dan satu keatas, ambil yang keatas disini kondisi jalan mulai terasa tidak enak kerena tersusun atas batu dan beton yang mulai hancur, dan kelihatan tanahnya serta menanjak, 100 m hendak sampai ke tempat parkir akan ada loket tamu, disini anda akan diminta membayar tiket masuk sesuai jumlah orang yang anda bawa yaitu Rp.10.000/orang, lalu lanjutkan perjalanan hingga ketemu area parkirnya.
Jika dari Batu.
Ambil arah ke Pujon hingga sampai di Desa Songgokerto lalu belok kanan arah ke Songgoriti, akan ada banyak villa dan orang yang menawarkan villa, lurus ikuti jalan hingga menemukkan jalan menanjak dimana itulah kaki dari gunung banyak, ikuti jalan menanjak yang sangat curam pastikan anda memakai gigi roda 1, sampai masuk ke Pujon lalu anda akan menemukan pertigaan dimana seperti rute diatas, yang berada disisi kanan jalan lalu ikuti jalan itu sesuai petunjuk diatas.
Selain lewat Songgoriti yang jalannya menanjak curam jika lewat batu anda juga bisa mengambil jalur bus puspa indah yaitu arah Pujon yang lurus mengikuti jalan, hingga menemukkan pertigaan kembali ke arah Songgoriti yang sama seperti rute dari Pujon dan Ngantang, disini jalannya menanjak juga tapi tak terasa hanya saja berliku tajam.
Selain dua jalur utama diatas bagi yang berasal dari Mojokerto dan sekitarnya bisa menggunakan jalur Pacet-Batu lewat Cangar, nanti anda akan menemukan wana wisata Air terjun watu ondo di cangar.
Rumah Pohon (Omah Kayu) Paralayang Batu MalangRumah Pohon (Omah Kayu) Paralayang Batu Malang berlokasi di kawasan Obyek Wisata Gunung Banyak, Desa Pandesari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Dimana Gunung Banyak ini merupakan tempat yang terkenal sebagai lokasi untuk wisata Batu Paragliding atau Paralayang Batu Malang. Dari pusat Kota Malang berjarak sekitar 30 km atau berkendara butuh waktu sekitar 1 jam.Tempat wisata di Malang yang dekat dengan penginapan Omah kayu adalah Air Terjun Coban Rondo, Wisata Songgoriti, Air Terjun Supit Urang, Coban Sewu dan Air Terjun Sumber pitu Pujon. Dan lokaisnya pun dekat dengan tempat dan obyek wisata di Batu Malang lainya seperti Jawa Timur Park ( Jatim Park ), Museum Angkut , Petik Apel dan wisata lainya.
Rumah Pohon (Omah Kayu) Paralayang Batu Malang , Sebagai obyek wisata unggulan lain di Jawa Timur selain Wisata Bromo dan , Wisata Kawah Ijen dan Wisata Batu Malang Keunikan dari Omah kayu atau Rumah Pohon ini adalah didesain full dengan bagan baku dari kayu, dimana terdapat 6 unit , masing masing unit mempunyai luas 3 x 2 x 2 meter . Dengan kualitas bahan kayu yang cukup bagus dan kuat, yaitu yang di gunakan adalah kayu eukaliptus sebagai kerangka bangunan, juga untuk pagar juga balkon. Untuk dindingnya memakai papan kayu pinus yang disusun rapat sehingga penghuninya akan merasa hangat saat bermalam di sini, untuk atap pengelola memakai bahan dari ijuk.
Sebagai tempat penginapan, didalam tempat peristirahatan ini juga disediakan 1 tempat tidur, 2 bantal, sebuah selimut dan peralatan makan. Namun, untuk kamar mandinya tidak terdapat di dalam kamar, tetapi di tempat lain yang terpisah dengan bangunan. Untuk 6 unit rumah pohon ini disediakan 2 kamar mandi luar yang dilengkapi dengan air hangat.
Rute Menuju Wisata Omah Kayu / Rumah PohonUntuk menuju wisata Omah Kayu atau Rumah Pohon ini sesungguhnya sangat mudah, bisa di akses dari berbagai kota besar di Jawa Timur seperti Surabaya / pasuruan, Kediri / Jombang, Mojokerto , Blitar. Secara umum rutenya adalah menuju Desa Pandesari Kecamatan Pujon Malang. Dimana Kecamatan pujon merupakan rute yang menghubungkan Malang – Kediri , Malang – Jombang dan Jalu alternatif Malang – Blitar . Berikut rute utama menuju lokasi omah kayu /rumah pohon
– Dari Surabaya : Surabaya – Malang – Kota Batu – Pujon
– Dari Kediri/Jombang : Kandangan – Kasembon – Ngantang – Pujon
 Salah satu keunikan dan kelebihan jika Anda ingin memilih menginap di Omah Kayu atau Rumah Pohon ini adalah Anda bisa melihat keindahan kota batu dengan jelas, baik dalam waktu malam hari atau siang hari. Karena lokasi Rumah Pohon ini di sebelah barat Kota Batu yag terletak di Puncak Perbukitan atau Gunung yang mengitari Kota Batu.
Pada malam hari jika cuaca cerah tanpa kabut , Anda bisa melihat keindahan kerlap kerlip lampu di seluruh Kota Batu yang sangat indah, pagi harinya anda bias melihat indahnya matahari terbit dan suasana alam pegunungan dan alam yang sejuk dan dingin.
Rumah Pohon (Omah Kayu) Paralayang Batu MalangTiket Masuk di Omah Kayu / Rumah Pohon
Bagi Anda yang hanya ingin melihat-lihat Rumah Pohon , tanpa ingin menginap disini atau sekedar ingin tahu saja , tiket masuk Omha Kayu hanya sebesar Rp 5000/orang. Anda bebas berfoto dan mengabadikan moment disini .

Harga Sewa Rumah Pohon / Omah Kayu Malang

Sebagai salah satu tempat penginapan di Malang yang mempunyai berbagai keunggulan, Penginapan ini di patok dengan 2 harga yaitu weekend dan weekday yaitu untuk week day harganya Rp 350.000 / malam dan untuk weekend Rp 450.000/malam. Dengan fasilitasyang di dapat adalah makan pagi untuk 2 orang , dan sebagai peran serta pihak pengelola dalam rangka kelestarian alam sekitar, setiap tamu yang menginap disini akan diberikan 2 bibit pohon yang wajib ditanam di area penginapan.

KEBUN TEH WONOSARI

Agrowisata Kebun Teh Wonosari Lawang Malang adalah sebuah kawasan perkebunan teh yang terletak 6 km dari Lawang atau 30 km utara Malang. Kebun Teh Wonosari ini berada pada ketinggian antara 950-1.250 MDPL sehingga tidak hanya menyajikan panorama yang indah namun juga hawa yang sejuk selayaknya angin di pegunungan. Wajar jika para wisatawan yang berkunjung betah berlama-lama di sini dan bahkan biasanya menginap di hotel yang telah disediakan oleh pengelola kebun teh.
Kebun Teh Wonosari Lawang malang yang memiliki luas area sekitar 1.144 hektar ini merupakan kebun teh pertama di Jawa Timur yang kemudian dijadikan tempat wisata. Di lokasi wisata ini, kita tidak hanya bisa menikmati hijaunya kebun teh yang terhampar indah, namun juga dapat mencoba beberapa fasilitas wisata seperti flying fox, berkuda, wall climb, paint ball dan fasilitas seru lainnya.
Lokasi atau Alamat Kebun Teh Wonosari Lawang
Lokasi Kebun Teh Wonosari Lawang Malang ini terletak di perbatasan kota Surabaya dan Malang atau tepatnya di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dan terletak kurang lebih 30 km arah utara kota Malang, tepatnya di kaki Gunung Arjuno. Telphon: (0341) 426032, Handphone: 082 895 250 682, Fax: (0341) 425123.
Jalan menuju agro wisata Kebun Teh Wonosari Malang ini bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Adapun rute menuju objek wisata Agrowisata Wonosari:
Kendaraan Umum: Anda bisa menggunakan angkutan umum dari kota Malang ke arah Wisata yang akan melewati terminal Lawang > setelah turun di terminal Lawang, naiklah angkutan yang khusus menuju Wonosari. Walaupun medannya menanjak dan berkelok-kelok, namun jalanya sudah cukup bagus. Jika datang bersama dengan rombongan, Anda bisa carter kendaraan yang ada di terminal tersebut. Biasanya tarif yang ditawarkan sekali jalan hanya Rp 25.000.
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Kebun Teh Wonosari Malang
Jam Buka:
Obyek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB.
Harga Tiket Masuk:
Senin sampai dengan Sabtu: Rp. 8.000,-/orang
Minggu dan Libur Nasional: Rp. 12.000,-/orang
Aktivitas Wisata yang Bisa dinikmati
Aktivitas Wisata yang Bisa dinikmati disini bisa melihat langsung proses pengolahan daun teh dari penerimaan pucuk teh, proses pelayuan, proses penggilingan, fermentasi, pengeringan, sortasi, pengepakan, dan pengiriman.
Berbelanja Tanaman dan Bunga Hias.
Berolahraga di fasilitas yang disediakan pengelola seperti sepakbola, tenis, volley serta jogging.
Melakukan tea walk di area Agrowisata Wonosari.
Berenang di kolam renang hangat.
Melihat koleksi hewan di kebun binatang mini.
Menyewa kawasan ini untuk acara preweding bahkan persepsi pernikahan yang bertema kebun.
Menikmati beberapa wahana dan kendaraan wisata yang di antaranya adalah sebagai berikut:
Kereta Kelinci        : Rp.5.000,-
Kendaraan ATV     : Rp.50.000,-
Flying Fox              : Rp.20.000,-
Wall Climb             : Rp.10.000,-
Paint Ball                : Rp.30.000,- hingga Rp.175.000,-
Sepeda Air             : Rp.15.000,-
Sepeda Gunung    : Rp. 15.000,-
Kuda Wisata          : Rp. 20.000,-
Mobil Baterry         : Rp. 10.000,-
Fasilitas di Sekitar Kebun Teh Wonosari Malang
Rumah Makan
Ada banyak kios yang menjajakan makanan di dalam area kebun teh Wonosari dari jagung bakar, mie goreng, ikan gurami dan bakso. Terdapat juga mini market bagi pengunjung yang ingin membeli makanan atau minuman instan.

Toilet Umum

Di dalam kawasan objek wisata Kebun Teh Wonosari terdapat beberapa toilet umum.
Tempat Parkir
Area parkir di objek Agro wisata Wonosari cukup luas. Tarif parkir untuk sepeda motor adalah Rp. 2.000,- dan mobil Rp. 5.000,-
Toko Souvenir atau Oleh-oleh
Jika Anda ingin membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah, Anda tak perlu khawatir di lokasi wisata Agrowisata Wonosari terdapat pusat oleh-oleh yang tak hanya menjual teh, namun juga makanan, minuman dan kerajinan menarik dari warga sekitar.
Tips Berwisata di Kebun Teh Wonosari Malang
Berhati-hati ketika berjalan karena jalannya sempit.

Gunakanlah jaket jika Anda tidak kuat dengan cuaca dingin, karena di sini terkadang cuaca bisa menjadi sangat dingin.