Taman nasional Meru Betiri
mungkin kalah populer dibandingkan taman nasional lainnya. Padahal
taman nasional yang terletak di pantai selatan Jawa Timur ini, menyimpan
keindahan alam dan kekayaan flora dan fauna yang luar biasa.
Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) yang mempunyai luas wilayah kurang lebih 580 km2, secara administratif masuk dalam dua kabupaten, yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember.
Namanya diambil dari gunung tertinggi yang terdapat di dalamnya, yaitu
Gunung Meru yang memiliki ketinggian 500 mdlp dan Gunung Betiri (1.223
m).
Kekayaan Meru Betiri
ternyata tak hanya Penyu. Di balik lebatnya hutan Meru Betiri
tersembunnyi hamparan perkebunan karet tua peninggalan Belanda lengkap
dengan perkampungannya.
Sebelum ditetapkan sebagai kawasan lindung, Meru Betiri
memang telah dibuka oleh Belanda sebagai salah satu lokasi perkebunan
baru. Para pekerja perkebunan berasal dari Madura dan kawasan lain untuk
mengelola perkebunan karet, kopi, dan kakao. Pabrik pengolahan karet
pun dibuka untuk mengolah langsung hasil perkebunan.
TEMPAT WISATA DI TAMAN NASIONAL MERU BETIRI
Taman Nasional Meru Betiri menawarkan beberapa tempat indah yang bisa di kunjungi, seperti Pantai Rajegwesi, Pantai Batu, Teluk Hijau, dan tentu saja Pantai Sukamade. Selain itu, Anda juga bisa melihat Goa Jepang, Bunga Raflesia, dan sebagainya.
Di
sepanjang jalan dengan jalur trek yang menantang, anda akan menikmati
pemandangan yang indah. Pohon kluwak, ketapang, asem, dan pepohonan lain
sebesar rentangan tangan berpadu dengan perdu dan lilitan rotan jawa
menghiasi selama perjalanan menyusuri Taman Nasional Meru Betiri.
Sesekali gerombolan monyet ekor panjang terlihat bergelantungan di
pepohonan mencari makan di pohon cermai. Anda juga dapat melihat
kehidupan pluralis diantara warga setempat, dimana masjid, gereja,
vihara, dan pura berjajar bahkan saling berdampingan atau juga yang
bersebarangan jalan.
Perjalanan
menuju Sukamade juga sangat disayangkan jika Anda lewatkan begitu saja.
Bagi yang tidak puas dengan petualangan menyaksikan penyu bertelur
dapat melakukan kegiatan lain, seperti menjelajah hutan di seputar
Bandealit dan Gunung Gendong. Juga bisa panjat tebing dan meniti tali
turun tebing di tebing pantai Bandealit.
Obyek
wisata lain yang ada di pantai sukamade adalah Hutan mangrove yang
terletak di muara timur pantai Sukamade. Sungainya dapat dipakai untuk
berkano sambil melakukan pengamatan burung. Burung-burung tersebut
diantaranya burung Roko-Roko, Elang laut, Dara Laut dan masih banyak
lagi burung burung yang dapat diamati. Pengamatan burung tersebut
biasanya dilakukan sambil menunggu matahari terbenam.
Jika
Anda berniat untuk bermalam, beberapa pondok penginapan tersedia di
sekitar kawasan wisata ini, sehingga jangan khawatir jika ingin
menghabiskan waktu seharian penuh di kawasan Sukamade. Fasilitas yang
terdapat di lokasi ini antara lain: Pondok Wisata, Camping Ground yang
dilengkapi dengan pendopo untuk ruang pertemuan, Shelter, jalan trail
wisata, information centre, laboratorium dan pondok kerja