Contoh kejadian yang sering terjadi di lapanganSeorang
customer yang tinggal di malang akan berangkat menghadiri acara metting
di Jakarta melalui bandara Juanda (SURABAYA),untuk mempermudah dalam
perjalanan darat dan menghemat biaya transportasi darat dari malang
menuju bandara seorang customer menggunakan jasa Tour & Travel
langganannya.
Singkat
cerita seorang customer tadi memesan travel ke driver sesuai dengan
alamat,jam pemberangkatan dan tujuannya, maka pada saat hari H dan jam
penjemputan ternyata belum juga di jemput sama drivernya, karena sudah
lebih dari beberapa menit belum ada kabar penjemputan seorang customer
tadi berusaha menghubungi driver yang pertama kali dia hubungi, apa
jawaban dari driver ?, di tunggu aja ya pak..!, dengan sabar bapak ini
menunggu juga, selang beberapa menit kemudian mencoba menghubungi
kembali, 1x..2x ..3x, ternyata sampai 10x tidak di angkat dan sms tidak
di balas. Dalam hati berkata mungkin masih di perjalanan, macet, atau
kosentrasi di perjalanan masih juga sabar menunggu, sampai lebih dari 1
jam waktunya penjemputan ternyata masih juga belum di jemput, sementara
jadwal pemberangkatan tiket pesawat melalui bandara juanda (SURABAYA)
sudah menedakati 2 jam pemberangkatan.
Batas
kesabarannya sudah mulai habis karena masih belum juga ada kabar
penjemputan akhirnya customer menghubungi pihak kantor travel yang sudah
lama menjadi langganannya dengan nada tinggi Hallo… mbak gmn sampai
sekarang…!, sudah jam berapa…?, kok saya belum di jemput…?, dengan
santainya CS Tour & Travel menanyakan maaf bapak ini dengan siapa?,
yang di mana?, pesan buat kapan?, alangkah kagetnya …., ternyata pesanan
travel tidak tertera di dalam buku reservasian Tour & Travel
langganannya.
Dengan
penjelasan CS Tour & Travel kalau customer reservasinya ke seorang
driver bukan ke kantor, customer baru sadar kalau di permainkan oknum
driver, telp langsung di tutup dan bergegas naik kendaraan pribadi untuk
menuju bandara juanda. Apa yang terjadi ?, pesawat yang seharusnya di
naiki sudah berangkat (KETINGGALAN PESAWAT) tapi apalah daya nasi sudah
menjadi bubur seorang customer yang seharusnya pesan travel untuk
mempermudah dalam perjalanan darat dan menghemat biaya transportasi
malah sebaliknya.
Ini
adalah contoh sekelumit kejadian sering terjadi yang disebabkan ketidak
jelian seorang customer dalam menyimpan nomor kantor travel maupun
oknum driver yang tidak bertanggung jawab.
Maka untuk menghindari kejadian seperti tadi dan beberapa kejadian lain yang dapat merugikan customer atau pihak lain.
Ini beberapa TIPS yang bisa buat acuan anda dalam memesan Travel :
* Pastikan anda kenal dulu nama Travel dari website, teman, keluarga atau tetangga anda.
*
Apabila anda tidak pernah naik travel dan baru pertama kali dengar
travel liat dari website pilih travel yang setidak-tidaknya
mempunyai tempat yang jelas atau ada nomor telp (0341) agar bila ada
sesuatu kejadian gampang untuk melacaknya.
* Pastikan anda benar-benar menyimpan nomor telp kantor agar tidak terjadi kejadian yang serupa.
*
Sebaiknya anda pesan melalui nomor kantor jangan sampai pesan travel ke
driver yang notabene nya hanya berkewajiban sebagai pengantar
dan menjemput seorang customer yang harus di layani dengan aman,
nyaman dan selamat sampai tujuan, bukan sebagai penerima orderan.
*
Apabila anda ingin di antar sama driver yang sudah lama dan mengerti
anda tinggal request ke kantor agar di layani driver yang di
maksud.
Awas
jangan sampai salah reservasi bisa-bisa bukannya menunggu penjemputan
untuk naik travel melainkan penyakit darah tinggi yang naik karena
menunggu travel yang tidak akan pernah datang.